TULUNGAGUNG – Rapat Staf Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tulungagung berlangsung berbeda. Selain menjadi forum koordinasi internal, kegiatan yang digelar Selasa, 6 Oktober 2026 di Ruang Rapat Kresna Bappeda Kabupaten Tulungagung tersebut juga menjadi momentum pemberian penghargaan kepada sembilan pegawai penerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X (sepuluh) Tahun.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WIB tersebut dipimpin oleh Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung dan diikuti oleh Pejabat Administrator, Pejabat Pengawas, pejabat fungsional, serta seluruh pelaksana di lingkungan Bappeda Kabupaten Tulungagung.
_1791269197.jpeg)
Penyerahan Satyalancana Karya Satya menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan pengabdian para pegawai dalam menjalankan tugas sebagai aparatur pemerintah. Sembilan pegawai yang menerima Tanda Kehormatan Satyalancana Karya Satya X (sepuluh) Tahun di lingkungan Bappeda Kabupaten Tulungagung adalah Devi Ismawati, S.Kom., Gesta Wahyu Putra Danarianto, S.E., Alfian Rosiadi, M.M., R. Ari Sulistianto, S.Kom., Ruli Darmadi Paramita, S.E., Ashadi Priyo Nugroho, S.T., Agus Budi Santoso, S.H., Indra Gunawan, S.SAP., dan Pramita Lindasari.
Dalam amanahnya, Kepala Bappeda Kabupaten Tulungagung menekankan bahwa penghargaan atas masa pengabdian hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan tanggung jawab dan kualitas pelaksanaan tugas masing-masing pegawai.
_1791269206.jpeg)
Selain penguatan pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, Kepala Bappeda juga memberikan penekanan terhadap persiapan penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Kabupaten Tulungagung Tahun 2028 dan pencapaian visi dan misi Kepala Daerah terpilih di akhir pelaksanaan periode RPJMD. Seluruh jajaran diminta mulai mempersiapkan proses penyusunan dokumen perencanaan tersebut secara lebih terkoordinasi, baik dari sisi substansi, data, isu pembangunan, maupun sinkronisasi program dan kegiatan.
Momentum pemberian Satyalancana Karya Satya pun diharapkan dapat menjadi penguat semangat pengabdian seluruh pegawai Bappeda. Dedikasi dan profesionalitas para penerima penghargaan diharapkan dapat terus memberikan kontribusi positif bagi organisasi sekaligus menjadi teladan bagi pegawai lainnya.
Bagikan: