Post

PEMBAHASAN LAPORAN PENDAHULUAN KAJIAN RENCANA PENGEMBANGAN PANTAI DLODO

31 Mei 2021

PEMBAHASAN LAPORAN PENDAHULUAN KAJIAN RENCANA PENGEMBANGAN PANTAI DLODO

Kabid Litbang PP Bappeda Tulungagung memimpin Rapat Pembahasan Laporan Pendahuluan Kajian Rencana Penataan dan Pengembangan Pantai Dlodo

Bertempat di ruang rapat Bappeda, telah dilaksanakan rapat pembahasan laporan pendahuluan Kajian Rencana Pengembangan Pantai Dlodo (Senin, 25 Mei 2021). Rapat dipimpin oleh Kepala Bidang Penelitian Pengembangan dan Perencanaan Pembangunan Bappeda Tulungagung, Ridwan, M.Si, yang dihadiri oleh perwakilan Perangkat Daerah dan steakholder terkait.

Dalam arahannya, Kepala Bidang Litbang Perencanaan Pembangunan mengatakan bahwa tujuan dari rapat ini adalah membahas draft laporan pendahuluan yang telah disusun oleh tim konsultan PT. Enviro Konsultama. Dasar dari pelaksanaan kajian ini adalah, Permendagri Nomor 90 Tahun 2019, dimana sesuai dengan nomenklatur salah satu tugas dari Perangkat Daerah yang mengurusi kelitbangan adalah melaksanakan Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Bidang Sosial dan Kependudukan, pada Sub  Kegiatan Penelitian dan Pengembangan Pariwisata. Terkait dengan pemilihan lokus penelitian yaitu Pantai Dlodo, dikarenakan pantai ini berada di jalur Jalan Lintas Selatan (JLS), dan saat ini belum tertata dengan maksimal. Dengan adanya kajian ini diharapkan akan dijadikan sebagai bahan kebijakan dalam merencanakan penataan dan pengembangan pantai ini, sehingga diharapkan akan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Tulungagung. Hal ini juga mendukung adanya rencana pengembangan kawasan Selatan Jawa sebagai salah satu kawasan pengembangan prioritas nasional sebagaimana yang tertuang dalam Pepres Nomor 80 Tahun 2019.

Pantai Dlodo secara administratif berada di 2 wilayah Desa dan 2 Kecamatan, yaitu di Desa Rejosari Kecamatan Kalidawir dan Desa Panggungkalak Kecamatan Pucanglaban. Potensi yang dimiliki pantai ini adalah : sangat alami dan memiliki panorama yang indah, berada di jalur JLS, memiliki keunikan (gumuk pasir, kebun kepala dan rawa payau), pantai yang luas dan terdapat perkebunan kelapa yang dapat dimanfaatkan sebagai destinasi wisata pendukung wisata pantai.

Pada pembahan laporan pendahuluan ini, banyak saran dan masukan dari peserta rapat yang selanjutnya akan digunakan oleh tim konsultan untuk bahan masukan dalam penyusunan dokumen kajian Pantai Dlodo. (Litbang – Bappeda)

 


Tags :


Bagikan : Facebook Twitter Telegram Whatsapp Email

Comment (0)

Leave a Comment