Post

PEMBAHASAN LAPDAL KAJIAN RENCANA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI DI WILAYAH DESA BESUKI

02 Maret 2020

PEMBAHASAN LAPDAL KAJIAN RENCANA PENGEMBANGAN KAWASAN WISATA PANTAI DI WILAYAH DESA BESUKI

Rapat Pembahasan Rencana Pengembangan Pantai di Wilayah Desa Besuki

Bertempat di ruang rapat Bappeda Kabupaten Tulungagung diadakan kegiatan pembahasan draft laporan pendahuluan Kajian Rencana Pengembangan Kawasan Wisata Pantai Di Wilayah Desa Besuki Kabupaten Tulungagung. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Bidang Litbang APP Bappeda dengan konsultan pelaksana dari CV. Bana Inova.

Dalam sambutannya, Kepala Bappeda Tulungagung, Ir. Suharto mengakatan bahwa dalam rangka mendukung Perpres 80 Tahun 2019 tentang Percepatan Pembangunan khususnya di Kawasan Selingkar Gunung Wilis dan Jalan Lintas Selatan (JLS) di Wilayah Tulungagung, maka diperlukan peran aktif Pemerintah Daerah untuk mendukung percepatan pembangunan ini seseuai dengan tugas dan fungsinya. Sebagaimana tugas dan fungsi Bappeda, yaitu sebagai Perangkat Daerah yang bertugas untuk menyusun perencanaan pembangunan daerah, maka penyusunan kajian seperti ini sangat diperlukan yang nantinya akan digunakan sebagai acuan dalam pembangunan kawasan.

Kecamatan Besuki merupakan salah satu Kecamatan di wilayah selatan Tulungagung yang masuk dalam kawasan Jalan Lintas Selatan. Ada 3 pantai yang menjadi lokasi kajian ini, yang kesemuanya berada dalam satu kawasan dan berjajar di wilayah Desa Besuki Kecamatan Besuki. Ke tiga pantai dimaksud yaitu : Pantai Mbayem, Pantai Midodaren dan Pantai Tangkilan.

Pada kesempatan ini, tim pengendali mutu kajian yang berasal dari berbagai Perangkat Daerah terkait dan Perhutani memberikan saran masukan dari draft laporan pendahuluan yang telah disusun oleh konsultan, dan diharapkan tim konsultan segera membenahi draft laporan pendahuluan sesuai dengan tanggapan dari tim pengendali mutu dimaksud. Selain sebagai dasar dalam rencana pengembangan dan pembangunan kawasan tiga pantai di wilayah Desa Besuki, kajian ini juga akan digunakan sebagai dasar penyusuna Perjanjian Kerja Sama (PKS) pengelolaan kawasan antara Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Perhutani dan Pemerintah Desa. Diharapkan dengan adanya pengembangan dan pembangunan potensi kawasan wisata khususnya yang berada di wilayah selatan Tulungagung, diharapkan akan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD). (Bidang Litbang Bappeda)


Tags :


Bagikan : Facebook Twitter Telegram Whatsapp Email

Comment (0)

Leave a Comment