Post

Monitoring Kesiapan Jalan Selingkar Wilis Wilayah Kabupaten Tulungagung

26 Agustus 2019

Monitoring Kesiapan Jalan Selingkar Wilis Wilayah Kabupaten Tulungagung

Pelaksanaan Monitoring Kesiapan Jalan Selingkar Wilis

Infrastruktur jalan sebagai bagian sistem transportasi berperan penting dalam mendukung bidang ekonomi, sosial dan budaya serta lingkungan. Jaringan jalan dikembangkan melalui pendekatan pengembangan wilayah agar tercapai keseimbangan dan pemerataan pembangunan antar daerah, serta membentuk struktur ruang dalam rangka mewujudkan sasaran pembangunan nasional.

Kawasan Selingkar Wilis merupakan salah satu dari tiga prioritas pengembangan kawasan di Provinsi Jawa Timur selain Kawasan Germa Kertosusila dan Kawasan Bromo Tengger Semeru (BTS). Kawasan Selingkar Wilis secara geografis terletak di antara 110˚0’00” - 113˚0’00” Bujur Timur dan 7˚12’00” - 8˚30’00” Lintang Selatan. Kawasan ini meliputi enam wilayah administrasi kabupaten, yaitu Kabupaten Tulungagung, Kabupaten Trenggalek, Kabupaten Ponorogo, Kabupaten Madiun, Kabupaten Nganjuk dan Kabupaten Kediri (Tunggal Rogo Mandiri). Trase  Jalan Selingkar  Wilis  memiliki panjang sekitar  240,79  Km  yang mengelilingi Gunung Wilis. Adapun panjang Jalan Selingkar Wilis pada sisi Kabupaten Tulungagung adalah sekitar 39,50 Km.

Pelaksanaan monitoring kali ini bertujuan untuk meninjau kesiapan Jalan Selingkar Wilis dalam rangka pengembangan wilayah koridor tengah antara Wilayah  Pengembangan  Strategis  (WPS)  Semarang  -  Surabaya  dan  WPS  Yogyakarta  – Prigi  –  Blitar  –  Malang. Kegiatan monitoring dilakukan dengan melakukan survei lokasi pada segmen Ruas Jalan Tugu – Nyawangan dan Ruas Nyawangan – Bringin (Bts. Kab Kediri). Adapun detail hasil survei lokasi disajikan dalam tabel sebagai berikut.

Tabel 1. Rekapitulasi Survei Ruas Jalan Tugu - Nyawangan

 

Tabel 2. Rekapitulasi Survei Ruas Jalan Nyawangan - Bringin (Bts Kab Kediri)

 

Dari hasil pantauan survei lapangan, dapat disimpulkan bahwa sebagian besar segmen-segmen ruas Jalan Selingkar Wilis di Kabupaten Tulungagung telah terkoneksi. Namun demikian, masih terdapat segmen-segmen jalan yang kondisi jalannya belum diperkeras, rusak ringan ataupun rusak sedang. Dengan demikian, diperlukan peningkatan jaringan jalan yang memenuhi standar kriteria Bina Marga dan diharapkan akan meningkatkan pengembangan kawasan agropolitan, pariwisata terutama di kawasan Kecamatan Pagerwojo dan Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung.


Tags :


Bagikan : Facebook Twitter Telegram Whatsapp Email

Comment (0)

Leave a Comment